<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312</id><updated>2011-07-28T22:06:12.082+07:00</updated><title type='text'>Mencari Penyejuk Jiwa</title><subtitle type='html'>Blog ini adalah suatu media bagi saya untuk menuangkan pemikiran yang ada dalam mpolo ( otak ) saya. Apabila isi dari blog ini menyinggung perasaan orang, organisasi dan lain - lain, saya tidak bermaksud memojokkan atau menghakimi tetapi hanya sebagai pencurahan mpolo saja, jadi jangan marah dan tersinggung.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-1674456395069576101</id><published>2009-11-06T13:33:00.004+07:00</published><updated>2009-11-06T14:30:20.309+07:00</updated><title type='text'>Face Book VS Blog...</title><content type='html'>Sudah agak lama saya tidak mengunjungi blog tercinta ini, karena saya keasyikan mencoba Facebook (FB). Agak telat memang, karena mau membuat accaount di FB males sekali rasanya. Berhubung temen2 selalu invited saya dengan Mavia Warnya, akhirnya kalah juga saya untuk mencoba membuat accaount di FB.&lt;br /&gt;        Dan saya lihat temen2 di blog juga sangat sepi, lama yang meng update berita di blog. Kemungkinan mereka juga lagi keasyikan mainin FB / twitter, Gak tahulah saya. Saya tengok ke blog penironku online sepi dari berita, ke watulawang online sepi juga, ke pengaringan beritanya lama gak update2, ke logandu hampir sama. Waaahh..., semua pada keasyikan barangkali di FB. Apa mereka sudah bosan ya.. mereka mengupdate blog.. pikirku...,&lt;br /&gt;        Karena kebiasanku ketika waktu luang adalah browsing sana, browsing sini kok gak ada mendapatkan sesuatu yang baru, entah mengenai berita tentang kampungku, tetangga kampungku, atau temen2 kampungku yang jauh di seberang sana. Dan setelah ngutak ngutik di FB , jadi muncul di mpoloku mengenai keunggulan dan kelemahan antara FB dan BLOG, tetapi ini hanya isimpoloku aja, seandainya temen2 yang setuju/ gak setuju mari kita renungkan sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan FB&lt;br /&gt;    1.Kita bisa komentar dg mudah mengenai komentar temen2 &lt;br /&gt;    2.Kita bisa sharing foto dg mudahnya, kita bisa lihat aktivitas temen2 &lt;br /&gt;    3.Kita bisa langsung chating dg temen ketika sama2 online&lt;br /&gt;    4.Kita bisa bermain game sekaligus ngobrol, mavia wars, pokkers..., mantep dech&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan FB&lt;br /&gt;    1. Kita bisa ngasih komentar apa saja yang kita sebenarnya gak tahu     juntrung   masalahnya.&lt;br /&gt;    2. Kita bisa menjadi penggosip yang ulung, karena apa yg di komentari temen      kita jadi kepengin ikut komentar.&lt;br /&gt;    3. Foto yg kita share, gak terkendali apabila di share lagi oleh temen2      &lt;br /&gt;    4. Piranti yang mempermudah kita mencari temen baru/ selingkungan baru&lt;br /&gt;    5. Kecenderungan membuat kita pamer, karena kita mudah mengupload foto      terkini, tapi kalo punya blackberry.( biasanya yg kita upload yg lagi       seneng2, makan, belanja, lagi jalan2 dsb).&lt;br /&gt;    6. Kalo kita mengisi komentar bisa liar kemana mana nyebarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan BLOG&lt;br /&gt;    1. Capeeek dech nulisnya...&lt;br /&gt;    2. Capeekk deehh promosinya...&lt;br /&gt;    3. Capeekk deech, siapa yang baca ya kalo gak tahu nama blog kita&lt;br /&gt;    4. Capeeekkk dechh, ada yang baca gak ya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan BLOG&lt;br /&gt;    1.Isi blog bisa menerangkan dan menggambarkan sejelas jelasnya suatu berita&lt;br /&gt;    2.Bisa kelihatan intelektualitasnya sipenulis blog ( dari sisi bahasa, &lt;br /&gt;      gaya penulisan dan lain lain.&lt;br /&gt;    3.Bisa menjadi alat promosi yang begitu jelas( kita bisa mendeskripsikan &lt;br /&gt;      produk kita selengkap lengkapnya).&lt;br /&gt;    4.Menjadi sarana tukar informasi yang lebih akurat, jika lengkap &lt;br /&gt;      menulisnya tentunya.&lt;br /&gt;    5.Bisa menjadi sarana belajar untuk tulis menulis yang sangat mumpuni&lt;br /&gt;    6.Bisa menjadi saran dakwah yang efektif&lt;br /&gt;    7.Bisa mejadi curahan pikiran yang susah untuk di kemukakan dengan mulut&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi kelebihan kelebihan dengan membuat BLOG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Itulah sekelumit isimpoloku, mengenai FB dan BLOG, mudah2 an tulisan ini menjadi renungan bagi siapa saja yang membacanya, dan menjadikan BLOG menjadi sarana belajar tulis menulis, opini, masukan, dakwah dan lain sebagainya. Bukannya saya anti dengan FB, tapi melihat dari konten dan cara bertukar informasi yang hanya berisi sesuatu yang kurang banyak manfaatnya. Mungkin sarana yang tepat untuk ber FB adalah untuk saling sapa, mungkin tepat.Tetapi untuk orang2 yang suka belajar menggali sesuatu, mengekspreskan opini yang dalam, mengungkapkan pandangan2 masa depan yang terinci, BLOG adalah sarana yang paling tepat.&lt;br /&gt;      Untuk temen2 penggiat blog kampung halaman, upadatelah berita berita kampungmu, sehingga temen2 yang tinggal nun jauh di rantau, di mana saja berada bisa melihat dan mendapatkan informasi terkini mengenai kampung halaman tercinta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-1674456395069576101?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/1674456395069576101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/11/face-book-vs-blog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/1674456395069576101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/1674456395069576101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/11/face-book-vs-blog.html' title='Face Book VS Blog...'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-4385506314098372026</id><published>2009-09-30T09:38:00.005+07:00</published><updated>2009-10-05T08:44:13.000+07:00</updated><title type='text'>Selamat Hari Raya Idul Fitri</title><content type='html'>Dalam suasana masih lebaran saya dan keluarga mengucapkan ' Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H , Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf lahir dan Batin".Semoga kita semua menjadi manusia-manusia yang kembali fitrah atau suci sepert bayi yang baru lahir. Kita bisa membayangkan seandainya amal-amal yang kita lakukan pada saat bulan romadlhon di  terima oleh Allah SWT, berarti kita kembali benar - benar menjadi fitrah, suci tidak mempunyai dosa dalam jiwa ini, Amiiin ya robbal 'alamin. Dan kita sebagai manusia biasa yang standar imannya masih di bawah rata - rata, hanya bisa berharap bahwa dosa - dosa kita di ampuni oleh Allah Ta'ala.&lt;br /&gt;     Bagi penulis lebaran kali ini adalah lebaran yang begitu istimewa, karena lebaran kali ini di temani oleh orang tua dari kebumen dan juga dengan kehadiran si kecil yang baru lahir sebelum bulan romadlhon, sehingga kita bisa berkumpul dengan saudara - saudara dan orang  tua pada saat yang berbahagia ini. Kebetulan kelurga besar kami tinggal di Jakarta, untuk silatarahmi dan bisa berlebaran bareng dengan orang tua jika harus pulang kampung harus mempunyai biaya yang cukup besar dan perjuangan yang cukup memakan tenaga untuk bisa pulang kampung. Maka orang tualah yang mengalah untuk datang ke Jakrta, sehingga kita bisa berkumpul bersama.&lt;br /&gt;     Dan kelurga besar Wangsa Wijaya telah melaksanakan halal bihalal bersama. Setelah mengadakan halal bihalal bersama kelurga besar Wangsa Wijaya, kelihatannya banyak manfaatnya, disamping suasana menjadi hangat dan dari sisi keuangan pun menjadi lebih hemat. Karena tidak harus pergi mondar mandir ke keluarga si A dan Si B, semua jadi ketemu saat yang bersamaan. Dan juga tidak menjadi iri, jika si B gak datang ke rumah Si C dan sebaliknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-4385506314098372026?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/4385506314098372026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/09/selamat-hari-raya-idul-fitri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/4385506314098372026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/4385506314098372026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/09/selamat-hari-raya-idul-fitri.html' title='Selamat Hari Raya Idul Fitri'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-9126478968601451836</id><published>2009-08-27T15:30:00.003+07:00</published><updated>2009-08-27T16:19:47.524+07:00</updated><title type='text'>Aneh bin ajaib, Repotnya pelihara jenggot di Negara Mayoritas Muslim</title><content type='html'>Indonesia adalah negara besar yang mayoritasnya adalah muslim. Ketika teror bom melanda dunia dan Indonesia, di sini adalah salah salah satu tempat yang paling subur berkembangnya teroris. Karena sudah banyak korban telah berjatuhan oleh ledakan bom yang di lakukan oleh orang2 yang salah tafsir barangkali dengan istilah jihad. Kebetulan katanya para pelaku teror bom adalah orang2 yang memakai jubah dan berjenggot. Karena media massa telah menggembar gemborkan pemberitaan mengenai teroris dan menayangkan gambar2 para wajah2 para teroris dan pendukungnya yang notabene kebanyakan jenggotnya panjang atau minimal berjenggot. Masyarakat akhirnya telah di brainwash atau minimal telah terekam di alam bawah sadarnya, bahwa terroris adalah yang pakai gamis dan berjenggot. Padahal kita tahu bahwa masyarakat indonesia sebagaian besar menganut agama islam atau muslim, yang tahu bahwa berjenggot adalah sunnah nabi.&lt;br /&gt;           Kenapa saya menulis masalah ini?, kebetulan saya adalah suka pelihara jenggot. Disamping adalah untuk menghidupkan salah satu sunnah rosul dan memang saya suka pokoknya. Tetapi di balik kesukaan saya memelihara jenggot ada sisi gerahnya juga, ketika masyarakat telah menelan mentah2 informasi yang diterima dari tv dan koran2. Sebagai contoh, kebetulan saya bekerja di bidang IT yang biasa datang ke customer2, yang kantornya berada di berbagai tempat. Mulai dari Mall2, Bussiness center, kondominium, dan tempat bisnis2 mewah di jakarta. Ada yang aneh ketika saya memasuki suatu kantor, mall ,apartemen, adalah satpam2 yang begitu sigapnya untuk memeriksa saya, apalagi saya suka menggendong tas untuk membawa peralatan kerja saya. sudah pastilah tas saya di obok2 oleh penjaga keamanan. Tetapi beda perlakuan pada orang2 yang perpenampilan tidak pakai jenggot, kayaknya gak terlalu inten memeriksanya. Saya tidak menyalahkan mereka, karena mereka bekerja sesuai arahan dari atasannya. Tapi di pemikiran saya, berarti atasannya juga sesuai dengan arahan2 atasannya juga. atasannya juga sesuai arahan dari yang paling atas, jadi mugkin yang paling atas curiga denagan penampilan orang2 seperti saya . Jadi benarlah bahwa, Target utama para penegak hukum adalah orang yang bergamis, jubah dan jenggot.&lt;br /&gt;          Tapi kalau para penegak hukum bertindak seperti diatas saya tidak mengherankan, karena mereka bekerja sesuai indikasi awal. Lantas saya tidak habis pikir terhadap masyarakat muslim khususnya. Ketika saya bertemu dengan kawan saja sudah dari jauh, waaaaaahhh sudah jadi teroris kamu sekarang yaaa, bukannya tanya kabar bagaimana, sudah punya anak berapa atau tinggal dimana, eee malah sudah memfonis jadi teroris. Bukannya mengucapkan "alhamdulillah temen gue senang memelihara sunnah rosul" atau telah mengidupkan sunnah rosul.&lt;br /&gt;          Barangkali menurut mereka itu adalah hal yang sepele, tapi kalau di renungkan lebih dalam, kalau kita mencinta rosul kita, Muhammad SAW ini adalah hal yang luar biasa celakanya. Karena sama saja mentertawakan Nabi alloh Muhammad SAW, karena jenggot adalah sunnah rosul&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-9126478968601451836?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/9126478968601451836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/08/aneh-bin-ajaib-repotnya-pelihara.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/9126478968601451836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/9126478968601451836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/08/aneh-bin-ajaib-repotnya-pelihara.html' title='Aneh bin ajaib, Repotnya pelihara jenggot di Negara Mayoritas Muslim'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-6657520967119677854</id><published>2009-08-10T14:44:00.003+07:00</published><updated>2009-08-10T16:03:01.477+07:00</updated><title type='text'>Nonton Ebeg karo cepet...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_g0Y83YvI/AAAAAAAAACg/jVLZst3AnWE/s1600-h/cepet3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_g0Y83YvI/AAAAAAAAACg/jVLZst3AnWE/s320/cepet3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368256471504478962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_g0JSiC4I/AAAAAAAAACY/FTKJHNhlPis/s1600-h/cepet1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_g0JSiC4I/AAAAAAAAACY/FTKJHNhlPis/s320/cepet1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368256467300387714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_gzyDLlAI/AAAAAAAAACQ/gEFZabWtTXc/s1600-h/ebeg4.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 246px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_gzyDLlAI/AAAAAAAAACQ/gEFZabWtTXc/s320/ebeg4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368256461061985282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_gzqVDQeI/AAAAAAAAACI/_BGd5sjVNp8/s1600-h/ebeg3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_gzqVDQeI/AAAAAAAAACI/_BGd5sjVNp8/s320/ebeg3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368256458989453794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_gzOjTuiI/AAAAAAAAACA/rzvILQAy98E/s1600-h/ebeg1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 243px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_gzOjTuiI/AAAAAAAAACA/rzvILQAy98E/s320/ebeg1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368256451533060642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;       Wahhh..., udah lama gak nonton ebeg karo cepet ( Dangsak ), rasanya kangen banget. Tontonan kelangenan dari dulu yang selalu jadi primadona di kampung. Kalo lagi pulang kampung gak pernah ngedapetin pas lagi pentas. Lumayan juga dah ada 5 tahunan gak nonton.&lt;br /&gt;       Rasa kangen tersebut hilang seketika, setelah mampir di rumah teman yang punya rekaman ebeg sama Dangsak. Lansung saya pinjam untuk di copy dan setengah hari saya puter dan dinyalakan keras - keras, tanpa menghiraukan tetangga sekitar. Pokoke sing penting seneng....., kebetulan hasil rekaman yang diperoleh adalah waktu di tanggap di rumah orang tua saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-6657520967119677854?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/6657520967119677854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/08/nonton-ebeg-karo-cepet.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/6657520967119677854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/6657520967119677854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/08/nonton-ebeg-karo-cepet.html' title='Nonton Ebeg karo cepet...'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_g0Y83YvI/AAAAAAAAACg/jVLZst3AnWE/s72-c/cepet3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-175822670543977248</id><published>2009-08-06T16:02:00.002+07:00</published><updated>2009-08-06T16:33:19.303+07:00</updated><title type='text'>Paguyuban Keluarga Wangsa Wijaya</title><content type='html'>Pada tanggal 19 Agustus 2009, tepatnya hari Minggu, kami dari Paguyuban Keluarga Wangsa Wijaya, mengadakan silaturahmi yang di adakan di rumah saya, Jl baret Biru 3 Kalisari, Pasar Rebo Jaktim. Pertemuan rutin yang di adakan setiap empat bulan sekali, yang bertujuan untuk memperat rasa pesaudaraan dan mengenalkan kepada anak anak supaya jangan sampai putus dalam persaudaraan, atau dalam bahasa orang tua dulu adalah putus obornya.&lt;br /&gt;         Dalam pertemuan tersebut, disamping sebagai temu kangen diantara saudara, di selingi juga dengan arisan.Disini arisan hanya sebagai selingan bukan sebagai tujuan utama.Tujuan utama adalah untuk saling bersilaturahmi. Karena kalau tidak di adakan acara seperti ini, sangat susah untuk bertemu tiap masing masing keluarga. Ada kalanya antar saudara kandung saja, biasa tahunan gak ketemu tatap muka, meskipun keberadaannya tidak terlalu jauh, karena kesibukan masing masing.&lt;br /&gt;         Wangsa Wijaya adalah nama dari kakek buyut kami yang terlahir di desa Pengaringan, Kabupaten Kebumen. Yang telah mempunyai keturunan menyebar lumayan banyak di beberapa wilayah, antaranya Ciamis,Cilacap dan Lampung dan di kebumen sendiri tentunya.&lt;br /&gt;         Semoga pertemuan ini bermanfaat bagi anak cucu kita, sebagai sarana tali silaturahim diantara sesama. Syukur - syukur pertemuan ini bisa menjadi sarana memunculkan ide ide yang bermanfaat dunia dan akhirat bagi silsilah wangsa wijaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-175822670543977248?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/175822670543977248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/08/paguyuban-keluarga-wangsa-wijaya.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/175822670543977248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/175822670543977248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/08/paguyuban-keluarga-wangsa-wijaya.html' title='Paguyuban Keluarga Wangsa Wijaya'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-5257892748515949854</id><published>2009-07-17T13:57:00.004+07:00</published><updated>2009-07-17T14:44:28.070+07:00</updated><title type='text'>Booommm....  menggelagar lagi di langit Jakarta</title><content type='html'>Di pagi jum'at yang begitu sejuk di kawasan Mega kuningan saya dan istri biasa lewat untuk pergi ke kantor. Terlihat belum banyak aktifitas dari para karyawan kantor sekitar situ, dan hilir mudik kendaraan pun belum begitu ramai, hanya biasa terlihat serombongan satpam yang sedang berolah raga. Terlihat juga beberapa orang memarkirkan mobil di pinggir jalan lingkar kuningan, kemudian keluar dan dilanjutkan dengan lari - lari kecil mengitari jalan lingkar kuningan, sekedar untuk menghirup segarnya udara pagi dan untuk membakar lemak yang ada di dalam tubuh.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Betapa kagetnya setelah sampai di kantor , kemudian membuka situs detik.com yang notabene adalah sarapan wajib apabila baru tiba dikantor.Di headline tertera "Bom meledak di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton ". Saya tidak membayangkan jika saya dan istri yang biasa lewat di depan hotel tersebut datang agak siang dan, jleggaarrr bom meledak. Alhamdulillah saya masih di beri kenikmatan terhindar dari bencana itu. Kemudian saya teringat, ada teman saya yang kantornya bersebelahan dengan hotel tersebut, buru - buru saya telpon , alhamdulillah telpon langsung diangkat berarti dia selamat dari bencana. Kata dia seandainya dia datang agak telat 10 menit saja, pasti akan menjadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Masih dalam benak pikiran saya, nggak ngerti kenapa mereka para pelaku pengeboman  dengan mudahnya menghilangkan nyawa orang, apa mereka frustasi dengan tujuan mereka yang tidak tercapai, atau mereka tidak senang kalau Indonesia menjadi negara yang tentram, setelah berhasil dan melaksanakan pemilu presiden dengan damai. Atau mereka senang dengan keadaan Indonesia yang selalu kisruh. atau mereka selalu untuk membuat opini bahwa negara muslim selalu di landa kekisruhan, atau mereka tidak senang kalau Indonesia menjadi negara yang maju. Karena saya yakin bahwa ada pihak - pihak tertentu yang ingin Indonesia selalu menjadi negara yang Kisruh, semrawut, terbelakang dan miskin. Kita tahu bahwa dengan dilaksanakannya pemilu legislatif dan presiden yang aman, akan datang banyak investor yang masuk ke Indonesia, apakah ada pihak - pihak tertentu yang tidak menginginkan hal itu terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Karena dengan tidak masuknya Investor yang masuk ke Indonesia, semakin terpuruklah warga Jakarta dan sekitarnyn khususnya yang menggantungkan hidupnya sebagai karyawan. Kita salah satu tenaga kerja yang bekerja di jakarta bertambah lagi derita yang dialami. Karena krisis global perusahaan sudah menghemat, dengan penghematan imbasnya adalah gaji tidak pernah naik, di tambah lagi kemarin pemilu semua pemegang duit menahan diri untuk berinvestasi, untuk melihat apakah pemilu sukses dan aman. setelah masa itu terlewati muncul lagi prahara bom meledak, yang otomatis membuat Investor mengkaji ulang untuk berinvestasi di Indonesia. Semakin panjanglah daftar pengangguran di Ibu kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Menurut opini penulis bahwa hal ini adalah ada pihak - pihak tertentu entah dari dalam maupun luar negeri yang menginginkan agar Indonesia tidak berkembang, ada yang ingin memiskinkan Indonsia selamanya. Dan meminta pada pihak keamanan untuk mengusut tuntas dan di tangani secara cepat dan tepat sehingga tidak akan merembet ke  masalah yang lainnya. Dan dingatkan agar penegak hukum untuk tidak salah dalam mengambil tindakan sehingga akan membuat suasana semakin kisruh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-5257892748515949854?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/5257892748515949854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/07/booommm-menggelagar-lagi-di-langit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/5257892748515949854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/5257892748515949854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/07/booommm-menggelagar-lagi-di-langit.html' title='Booommm....  menggelagar lagi di langit Jakarta'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-7579934271505415092</id><published>2009-06-18T15:53:00.004+07:00</published><updated>2009-06-18T17:11:13.252+07:00</updated><title type='text'>Mendambakan kehadiran sekolah SLTA dan Pesantren di Peniron</title><content type='html'>Pertama-tama saya sampaikan hormat yang setinggi-tingginya kepada para perndiri SMP PGRI peniron, yang kini telah menjadi kenangan. Kenangan yang sulit di lupakan karena saya salah satu  lulusan dari sekolah itu, dan hormat kepada para guru-guru yang telah mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan yang di berikan kepada masyarakat sekitar tanpa pamrih. Karena waktu itu beliau-beliau tidak memperdulikan besarnya honor yang diberikan yang tidak seberapa besarnya, tapi semangat mengajar yang diberikan begitu luar biasa. semoga amal-amal kebaikan beliau2 di terima Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya awali tulisan ini dengan menyinggung sekilas tentang sekolah PGRI peniron, karena menurut hemat saya, sekarang dengan berdirinya sekolah SMPN Pejagoan di desa peniron adalah secara tidak langsung karena faktor sekolah PGRI Peniron di respon dengan baik oleh masyarakat sekitarnya. Alhasil pihak pemerintah menjadi tertarik untuk mendirikan sekolah negerinya di desa ini. Berbekal dari pengalaman ini, mungkinkah untuk terwujudnya sekolah SLTA berdiri di desa Peniron haruskah didirikan dulu sekolah SLTA PGRI ?. Saya memimpikan bahwa desa peniron adalah tempat yang strategis untuk tumbuh kembangnya dunia pendidikan.  Seandainya di Peniron berdiri sekolah SLTA, saya berkeyakinan tidak akan kekurangan siswa. Akan seperti sekolah SMPN yang sekarang ini telah kebanjiran siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau melihat kondisi geografis desa peniron, adalah tempat yang stategis untuk menjadi penengah antara perkotaan dan daerah pelosok pedesaan.Kemungkinan siswa2 yang akan datang adalah dari Jemur, Kebagoran, Perigi, Pengaringan, Watulawang, Condong, Seling, Kedungwaru, Kebakalan, Logandu, dan Peniron sendiri. Dengan asumsi tiap satu desa rata-rata 8 siswa saja, berarti satu angkatan sudah 80 siswa, dan cukup untuk di jadikan dua kelas. waaahhhh... saya membayangkan betapa akan sangat ramainya peniron nantinya. Dengan meningkatnya keramaian biasanya akan di ikuti dengan peningkatan taraf perekonomian masyarakat sekitar. Tentunya bagi masyarakat adalah bisa menyekolahkan anak-anaknya dengan biaya yang jauh lebih murah. Sudah kebayang pasti masyarakat tidak akan ragu ragu untuk melanjutkan sekolah anak-anaknya. Tidak seperti sekarang kebanyakan hanya mampu menyekolahkan anaknya hingga S2 ( SD dan SMP ), selanjutnya terserah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu hal lagi adalah, kita tahu bahwa banyak masyarakat Peniron yang mempunyai latar belakang pendidikan di Pesantren.Menurut saya sangat memungkinkan untuk didirikannya pesantren di desa ini. Para lulusan pondok di harapkan bisa menerapkan ilmunya di masyarakat. Memang saat ini sudah ada Madrasah Ibtidaiyah, tapi menurut saya akan lebih baik untuk di tingkatkan lagi jenjangnya sehingga Peniron benar-benar akan menjadi sebuah desa Pelajar yang religius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan mimpi ini akan menjadi kenyataan, mudah2 an salah satu pejabat Kab. Kebumen membaca blog saya, mudah2 an Alloh mendengar doa ini. Apa perlu ya kita ramai-ramai datang ke kantor bupati..., biar terwujud mimpi kita ini..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-7579934271505415092?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/7579934271505415092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/06/mendambakan-kehadiran-sekolah-slta-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/7579934271505415092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/7579934271505415092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/06/mendambakan-kehadiran-sekolah-slta-di.html' title='Mendambakan kehadiran sekolah SLTA dan Pesantren di Peniron'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-2271790087924701588</id><published>2009-05-13T13:25:00.006+07:00</published><updated>2009-05-13T14:44:29.310+07:00</updated><title type='text'>Melihat dari jauh peluang bisnis desa peniron</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika saya sedang mempunyai waktu senggang, pikiran menerawang jauh dan tiba2 teringat dengan kampung halamanku tercinta. Sambil mengenang kehidupan masa lalu, merindukan keluarga di sana dan menerawang isi desa peniron, munculah pemikiran yang mungkin terlalu ngelantur tetapi siapa tahu ada yang membaca tulisan ini sehingga berminat untuk menekuni bisnis ini. Letak desa peniron yang secara geografis di kelilingi oleh bukit, adalah sebuah tempat yang sangat eksotic bila di lihat dari atas bukit. Dan menurut feng sui atau primbon menurut orang jawa, bahawa kondisi daerah yang begitu adalah mempunyai keberuntungan yang sangat luar biasa. Mestinya bila di bukit2 tersebut di jadikan hutan lindung, maka desa peniron tidak akan kesulitan air, khususnya bagi warga yang tinggal di lereng bukit. Dan gemericik air akan terdengar sepanjang musim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masalah bisnis, saya melihat peluang pariwisata di desa peniron bisa di kembangkan secara baik. Apabila ada orang yang mempunyai modal yang cukup dan jaringan pemasaran yang luas, investasi jenis inilah yang mempunyai prospect cukup bagus.Pada saat ini masyarakat cenderung balik ke alam atau kerennya back to nature, jadi mereka cenderung rindu dengan hal2 yang bersifat natural. So, pertanyaan adalah pariwisata jenis apa yang bisa di kembangkan?&lt;br /&gt;ada beberapa potensi pariwisata yang bisa di kembangkan :&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;1.  wisata paralayang atau di kenal dengan gantole, gunung pranji dan gunung brujul bisa di manfaatkan sebagai basenya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Wisata outbond, yang sekarang lagi trend di daerah pinggir perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Wisata Arum jeram, ketika musim penghujan tiba. Kali lukulo bisa di eksplorasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang bisnis di bidang pertanian dan peternakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perkayuan, di Peniron adalah surganya untuk menanam pohon, tinggal di tancepin aja sudah tumbuh. Jenis kayu yang potensial adalah kayu jati, kayu mahoni, kayu sengon, kayu laban dan kayu sono keling. Jenis ini adalah emas berbentuk kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Penggemukan hewan khususnya sapi, kenapa saya memilih sapi? karena di peniron masih banyak lahan yang nganggur, jadi bisa di tanami rumput gajah yang bisa untuk memberi pakan sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Palawija, apabila di tanam dengan cara petani profesional, peniron adalah tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pertanian jamur, di peniron banyak bahan yang bisa di fungsikan, seperti serbuk gergaji yang berguna untuk tempat tumbuhnya jamur, kayu bakar yang di gunakan untuk mensterilkan serbuk gergaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, itulah sebagian deretan peluang bisnis yang bisa di kembangkan di peniron dari berbagai peluang bisnis yang sudah ada menurut kacamata penulis. Anda tertantang untuk terjun ke dunia bisnis, kembangkanlah bisnis anda di sini. Dan apabila tertarik untuk menjalankan, jangan sungkan2 konsultasikan ke ahlinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-2271790087924701588?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/2271790087924701588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/05/melihat-dari-jauh-peluang-bisnis-desa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/2271790087924701588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/2271790087924701588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/05/melihat-dari-jauh-peluang-bisnis-desa.html' title='Melihat dari jauh peluang bisnis desa peniron'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-6466862653769516925</id><published>2009-04-15T11:48:00.004+07:00</published><updated>2009-04-17T11:46:41.349+07:00</updated><title type='text'>Penironku dulu.., Penironku kini..., dan Penironku nanti...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai manusia yang lahir di Peniron sebelah kulon 34 tahun yang lalu saya ingin mencoba berbagi pengalaman atau sedikit mencurahkan isi mpoloku pada blog ini. Masih teringat betul di kepala ini keadaan desaku yang kucintai kala itu, sungai yang jernih mengalir menerpa bebatuan hitam, banyak ikan hilir mudik di tengah- tengah bebatuan. Ketika malam, suara gemericik air yang menerpa bebatuan menemani heningnya malam yang dingin, suara kodok ijo yang bergama saling bertautan, sehingga membuat tidur menjadi semakin nyenyak di buai oleh nyanyian kodok - kodok tadi. Ketika musim hujan tiba air yang mengalir begitu deras dan melimpah sehingga bisa di lewati oleh pedagang bambu untuk membawa bambu ke pengepul bambu di daerah kota. Waktu itu untuk perbaikan gizi cukup dengan mencari ikan di kali aja sudah cukup, karena kala itu makan daging kalo bukan hari lebaran atau maulid nabi adalah sesuatu yang susah di temukan. Di sawah sawah masih mudah kita menemukan belut dan keong yang bisa untuk di nikmati sebagai perbaikan gizi. Ketika musim kemarau datang, main layangan adalah suatu hal yang sangat menyenangkan, main bola dengan kumpulan plastik bekas dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi bundar seperti bola, main panggalan/gasing adalah hal yang membanggakan jika berputarnya paling lama. Ketika malam tiba dan bulan menyinarkan cahaya terangnya, main petak umpet / lithongan adalah permainan favorit anak anak kala itu, terus main betengan. Ketika rembulan tidak menampakan cahaya, mencari ikan di malam hari/ngobor adalah hal yang menyenangkan, karena selain mendapat ikan juga kadang kadang ketemu hantu, itu kata temen bukan saya yang ketemu. Ketika pagi datang, langsung bergegas ke kali untuk mandi dan siap siap untuk pergi sekolah. Pergi kesekolah pergi ramai ramai dengan teman teman yang selalu kompak untuk pergi bersama.&lt;br /&gt;Dulu masih mudah kita menemui monyet , ayam hutan dan kadang kadang babi hutan, namun sekarang sudah tidak pernah di temukan lagi, mungkin anak anak kita sekarang melihat monyet, babi hutan, ayam hutan hanya di TV saja. Dan  kelak cucu cucu kita hanya akan mendengar cerita saja bahwa dulu ada namanya hewan monyet bentuknya begini, seperti itu  saja. Sekarang di kali kali sudah susah menemukan ikan air tawar, mungkin nemu ikan mando/ gondok/ bogo barang 3 atau 5 ekor saja adalah udah suatu yang luar biasa banyaknya. Kala dulu takarannya ember, kalo kita mencari ikan di kali. Mungkin kelak anak cucu cucu kita hanya akan mendengar cerita begini.., leee dulu di sini katanya banya ikan, banyak udang terus banyak ikan lele. Dulu di daerah kebo kuning adalah tempat yang sangat menyenangkan, sepanjang jalan kebo kuning berdiri kokoh pohon pohon besar nan rimbun, dikelilingi hamparan sawah yang luas, menerawang di atas padi yang sedang menguning dan melihat beberapa anak sedang memancing belut, banyak terlihat anak anak penggembala kerbo sedang asyik duduk di punggungnya, indaaahhh... sekali kala itu. Kini hamparan sawah mulai berkurang karena tanahnya banyak di jual untuk membuat genteng, pohon pohon di pinggir jalan sudah hilang karena mati atau sengaja di tebang tapi tidak di tanami pohon yang baru. Mungkin kelak sawah sawah itu akan menjadi hamparan rumah yang berdiri, lagi-lagi besok anak cucu kita, hanya akan dapat sebuah cerita, leee... di sini dulu sawah yang luas lhoo, banyak belut, banyak burung kuntul yang bertebangan. Dan dulu lagi, kali lukulo dulu hamparan pasir yang terbaik di kebumen, begitu menghampar di sepanjang desa. Banyak anak anak memancing ikan boso, dengan mudahnya kita mendapatkannya. Tapi kini, hamparan pasir berubah menjadi hamparan lumpur, ikan- ikan boso menghilang karena musnah di racunin dan di setrum. Lagi-lagi, anak cucu kita hanya kebagian cerita, leee... dulu di sini kalo mau pasir tinggal ngeruk, cari ikan boso tinggal nglempar kail.&lt;br /&gt;Pertanyaan yang muncul di mpolo saya adalah, apakah kita akan mewariskan hanya cerita saja kepada anak cucu kita, bahwa di sini dulu ada ini ada itu. Apakah kita akan tinggal diam saja akan hal hal seperti ini terjadi. Saya mengajak pada diri saya, kita harus melakukan sesuatu, sekecil apapun, seanadainya kita tidak mau di salahkan oleh anak cucu kita. Kita harus mencari pencegahan agar hal2 tersebut di minimalisir. Contoh kecil, di lakukannya penghijauan lagi, terus apabila ada orang2 yang mencari ikan dengan cara di racun, kita harus menegurnya dan masih banyak hal2 kecil yang bisa di lakukannya. Tapi dari hal2 kecil inilah kita bisa menjaga lingkungan kita menjadi terkendali. Akhir kata adalah hanya satu, Jaga bumi kita menjadi hijau..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-6466862653769516925?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/6466862653769516925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/04/penironku-dulu-penironku-kini-dan.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/6466862653769516925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/6466862653769516925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/04/penironku-dulu-penironku-kini-dan.html' title='Penironku dulu.., Penironku kini..., dan Penironku nanti...'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-3214912818406339107</id><published>2009-04-06T16:45:00.004+07:00</published><updated>2009-08-10T16:04:36.347+07:00</updated><title type='text'>Kondangan ala desa peniron dan sekitarnya ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_il-flUCI/AAAAAAAAADY/F-bzP-v1WUI/s1600-h/kondangan.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 152px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_il-flUCI/AAAAAAAAADY/F-bzP-v1WUI/s200/kondangan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368258422907424802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_ilrvZzfI/AAAAAAAAADQ/PHbcw9RsVzo/s1600-h/tua+sri.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 170px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_ilrvZzfI/AAAAAAAAADQ/PHbcw9RsVzo/s200/tua+sri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368258417873505778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         Kondangan ( sumbangan ) adalah suatu kalimat yang biasa kita dengar. Kalau melihat kata sumbangan berarti memberikan sesuatu kepada seseorang tanpa di batasi besar dan jumlahnya, dan deberikan secara sukarela. Namun bagi warga peniron dan sekitarnya mendengar kata kondangan, di akui atau tidak membuat sebagian besar masyarakat menjadi suatu hal yang cukup membuat kepala pusing tujuh keliling. Padahal apabila kita melihat dari kata sumbangan adalah sesuatu yang akan mendapatkan pahala yang berlimpah, tentunya jika ini dilakukan dengan hati yang ikhlas.  Namun sayangnya banyak sebagian dari kita, setelah memperoleh sega giling atau uleman banyak yang berkeluh kesah. Karena kultur warga peniron dan sekitarnya, jika akan mengadakan suatu hajatan, entah pernikahan, sunatan ataupun khaul biasanya memilih bulan bulan bagus, seperti bulan haji, bulan sapar dan bulan bulan lainnya yang menurut hitungan adalah bulan baik. Biasanya puncak hajatan jatuh pada bulan haji, ini adalah bulan yang paling banyak warga mengadakan hajatan.&lt;br /&gt;                      Karena sebagian besar warga peniron dan sekitarnya masih kerabat, maka sega giling atau uleman saling datang bergantian. Masalah muncul, bahwa rata -r ata masyarakat berpenghasilan dari pertanian yang apabila di jual tidak sebanding dengan harga - harga keperluan untuk kondangan, maka kebutuhan pribadinya akan terabaikan. misal kebutuhan perbaikan rumah, biaya pendidikan dan lain sebagainya. Sampai- sampai nasi hasil oleh oleh kondangan tidak habis untuk di makan alias basi. Karena sudah menjadi kultur, entah kaya miskin akan mengadakan hajatan dengan pemikiran untuk mengumpulkan saudara saudara dan makan enak bareng bareng. Tentunya sesuatu ada sisi positif dan negatifnya, dan saya akan mengurai kedua sisi&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SISI POSITIF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Akan mempererat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan yang kuat sesama masyarakat. Ibarat kata susah senang ikut mersakan bareng-bareng. Disamping itu juga dapat menambah perputaran ekonomi di daerah. Kita bisa melihat, ketika keluarga kita akan mengadakan hajatan tanpa di komandoi warga akan saling tolong menolong untuk tercapainya hajatan yang sukses, terkadang malah si empunya rumah tidak ikut campur dalam mengelola acara hajatan tersebut, keculai dari sisi pendanaan. Dari masalah dana biasanya si empunya hajat akan memerkirakan hasil sumbangan yang akan di dapat, sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya atau modal dasar. Bahkan bagi warga yang cekak dananya biasanya modal ngebon dulu ke warung dan akan mengembalikan setelah hajatan selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SISI NEGATIFNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               Sebagian warga yang kurang mampu memaksakan diri untuk mengadakan hajatan yang berujung setelah hajatan utangnya numpuk, apabila return amplopnya yang diterima tidak seimbang dengan pengeluarannya. Dan bagi para tetangga dan saudara akan berusaha sekuat tenaga untuk menyumbang walaupun dengan jalan mengutang ke warung. Akhirnya masing - masing sama-sama mempunyai hutang. Warungpun akhirnya kekurangan arus modal yang berakibat kurangnya pendapatan. Sisi negatif yang lain, hajatan di peniron dan sekitarnya relatif memerlukan waktu dan tenaga yang lama, bisa semingguan lebih dan berimbas pada kurang produktifnya warga dalam mencari nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               Nah..., itulah sedikit gambaran tentang kondangan. Apakah di masa - masa yang akan datang tata cara hajatannya akan berubah, yang bisa menghemat biaya, tenaga dan waktu. Mungkin jamanlah yang akan merubahnya. Yang paling penting untuk di perhatikan adalah rasa kekeluargaan tidak berubah, persaudaraan tidak berhenti dan tolong menolong selalu di junjung tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-3214912818406339107?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/3214912818406339107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/04/kondangan-ala-desa-peniron-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/3214912818406339107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/3214912818406339107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/04/kondangan-ala-desa-peniron-dan.html' title='Kondangan ala desa peniron dan sekitarnya ...'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/Sn_il-flUCI/AAAAAAAAADY/F-bzP-v1WUI/s72-c/kondangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-9204231473782708419</id><published>2009-04-06T11:04:00.002+07:00</published><updated>2009-04-06T12:09:02.014+07:00</updated><title type='text'>Sakit .......... ?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sakit pada umumnya di kategorikan menjadi 2 golongan, yaitu pertama Sakit Jasmani dan kedua sakit Rohani. Dan resiko kedua - duanya bisa menjadi hidup manusia tidak produktif lagi dan fatalnya bisa menjadi penyebab kematian. Menurut hemat penulis bahwa kedua penyakit tersebut muncul dan berkembang menurut perilaku sosial, politik, ekonomi dan letak geografis. Dalam tulisan ini dicoba untuk mengupas sedikit akibat dari keadaan tersebut di atas.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;              Sakit Jasmani adalah penyakit yang merupakan  terganggunya fungsi organ tubuh kita, sperti kudisan, belek dan penyakit penyakit berat lainnya. Yang sebagian besar di akibat kan oleh pola hidup yang tidak berimbang. Seperti makan tidak teratur, begadang, merokok dan lain - lainnya.&lt;br /&gt;Kemudian sakit rohani, penyakit ini adalah penyakit yang sangat mahal biayanya dan juga menimbulkan efek yang luar biasa bagi kehidupan alam semesta ini. Penyakit ini di sebabkan oleh nafsu - nafsu manusia yang tidak terkendalikan. Nafsu - nafsu ini kebanyakan menghinggapi pada manusia - manusia yang tidak bodoh, dimiliki oleh kaum cendekiawan, ilmuwan, bangsawan dan yang berakhiran wan, wan , wanlah. Kita ambil sedikit contoh sajalah, terjadinya korupsi oleh para pejabat dan petinggi negara yang berakibat terjadinya kemiskinan yang luar biasa di negeri ini, terjadi karena nafsu - nafsu yang terkendali. Saya membuat sedikit gambaran, menurut cerita yang bisa di percaya, di departemen DikNas mengadakan tender sampai milyaran rupiah hanya untuk membuat kalender. dalam pengadaaan kalender harus dengan tender, tetapi tendernya hanya formalitas dan diatur sedemikian rupa agar pemenangnya adalah perusahaan tertentu yang telah menyetor uang kepada oknum pejabat. Berhubung pengawasan di kantor mulai ketat para oknum pengusaha dan oknum pejabat mengaturb strategi agar supaya tidak ketara. Oknum pejabat memberi tahu kepada rekanan nanti ada tender proyek B, dan dengan tidak malu - malu oknum tersebut berkata mobil saya sudah butut. Nah pengusaha sudah paham betul apa maunya. singkat cerita proses sogok pun berjalan. karena di kantor takut ketahuan, maka di lakukan di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Proses nya pun unik, mereja janjian ketemu di daerah Senayan dengan memberikan info mobilnya warna apa, plat nomor setelah ketemu mobil jalan berdampingan kemudian uang sogokan di lempar ke dalam mobil yang masih terus berjalan.&lt;br /&gt;ini adalah gambaran betapa sakit rohani yang muncul dengan nafsu serakahnya, tidak peduli dengan nasib ribuan guru honorer yang hidupnya miskin karena gak kebagian anggaran. Karena pos - pos anggaran kebanyakan terpakai untuk hal hal yang kurang berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                       Kalau hal ini di lakukan oleh 5 persen dari seluruh pegawai negeri /TNI/Polri berapa juta orang yang miskin oleh manusia manusia sakit rohani ini. Ini gambaran sakit rohani yang di lakukan oknum oknum aparat pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Dalam kehidupan manusia sakit rohani hampir 50 % menyebabkan terjadinya sakit jasmani. Kalau di uraikan sebenarnya sangat sederhana, bila manusia mengalami problematika hidup, terus di pikirkan terus menerus tanpa menemukan solusi, akhirnya di dalam alam bawah sadar manusia terus terekam, dan rekeaman ini yang membuat fungsi organ tubuh menjadi terganggu. maka dari itu manusia di anjurkan untuk menjaga agar rohani kita tidak sakit, caranya mudah tapi sulit untuk di lakukan, seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         1. Berprasangka baik kepada sesuatu yang tidak pas dengan pikiran kita.&lt;br /&gt;          2.Mendekatkan diri kepada pencipta alam semesta ini&lt;br /&gt;          3. Banyak bersosialisai dengan lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;         4. dan sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-9204231473782708419?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/9204231473782708419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/04/sakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/9204231473782708419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/9204231473782708419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/04/sakit.html' title='Sakit .......... ?'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1778721345503431312.post-4355159677990633760</id><published>2009-03-19T14:14:00.001+07:00</published><updated>2009-03-20T11:38:51.313+07:00</updated><title type='text'>Paguyuban Perwaji</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;                       &lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Alhamudillahirobil'alamin, saya panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan kita nikmat iman , islam, sehat dan segala nikmat yang telah kita dapatkan. Semoga dengan nikmat nikmat yang telah kita terima menambah rasa keimanan kita terhadap Alloh SWT.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;Dan lebih bersyukur lagi, kami warga Perkutukan, Watupecah dan Pranji , desa Peniron sebelah barat khususnya yang berada di wilayah JABODETABEK BANTEN, pada bulan yang lalu ( 15     Pebruari 2009 ) telah mengadakan suatu pertemuan akbar  dalam rangka silaturahmi dengan sesama warga, yang telah lama tidak bersilaturahmi. Maksud dan tujuan tersebut adalah untuk meningkatkan rasa talisilaturahmi sesama warga peniron sebelah barat khususnya. Seperti kita ketahui bahwa kebanyakan dari teman-teman yang berada di perantuan khususnya jakarta dan sekitarnya jarang sekali atau bahkan tidak pernah bertemu sama sekali atau bahkan tidak saling mengenal. Wabil khusus bagi warga yang telah lama di perantauan dan bagi temen temen yang masih remaja, mereka tidak saling mengenal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;             Pada pertemuan kala itu berhasil di bentuk suatu wadah atau paguyuban sebagai payung talisilaturahim.  Wadah tersebut sepakat di beri nama " Paguyuban PERWAJI " ( Paguyuban warga Perkutukan, Watupecah dan Pranji ). Sebenarnya wadah tersebut sebelumnya telah ada yaitu dulunya Karang Taruna Pertapan Tunggal,  namun karena sesuatu hal mandek di tengah jalan kurang lebih 10 tahunan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;             Kemudian teman teman remaja mempunyai keinginan untuk mengaktifkan lagi Karang Taruna Pertapan Tunggal, kemudian dengan dukungan warga yang lebih senior, disepakati bersama untuk di aktifkan lagi tapi dengan nuansa yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;             Perlu kita ketahui bahwa warga Perkutukan, Watupecah dan Pranji yang berada di JABODETABEK Banten jumlahnya ratusan orang. Awalnya panitia agak ragu, apakah apresiasi warga akan menerima gagasan tersebut. Alhamdulillah pada pertemuan perdana yang bertempat di rumah bapak kasim, warga watupecah yang telah lama tinggal di Jakarta daerah kampung rambutan dihadiri kuang lebih 50 orang. Dan jumlah itu menurut kami telah mewakili bahwa paguyuban PERWAJI di sambut baik oleh warga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;             Pada pertemuan tersebut di bentuk juga kepengurusan PERWAJI, Sebagai penasehat Bapak kasim, Kunto, Sajan, SE, Karsum dan Sawet. Ketua Umum : Surawan, Amd, Wakil Idan II : Rasman, Amd, Kardan. Sekertaris : Saisan, Bendahara : Ano .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;              Visi dan Misi PERWAJI adalah : Meningkatkan talisilaturahmi dan Sosial&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1778721345503431312-4355159677990633760?l=isimpoloku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://isimpoloku.blogspot.com/feeds/4355159677990633760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/03/paguyuban-perwaji.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/4355159677990633760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1778721345503431312/posts/default/4355159677990633760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://isimpoloku.blogspot.com/2009/03/paguyuban-perwaji.html' title='Paguyuban Perwaji'/><author><name>Surawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00368125273814142818</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_zihMbKtm-Uo/SvPTlFd31NI/AAAAAAAAADg/1CnEvNlwCEk/S220/DSC013491.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
